#Kalam Al-Hikmah 29 : Berbuka Puasa Dengan Kurma

 


كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتَمَرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَمَرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

"Nabi ﷺ berbuka puasa sebelum shalat dengan beberapa butir kurma basah. Jika tidak ada kurma basah, maka dengan beberapa butir kurma kering. Jika tidak ada kurma kering, maka beliau meneguk beberapa teguk air." (HR. Abu Dawud)


✅#PENEJLASAN HADITS

Mendahulukan Berbuka Sebelum Shalat:

Prioritas Berbuka: Rasulullah ﷺ mengajarkan umatnya untuk segera berbuka puasa saat tiba waktu maghrib sebelum melaksanakan shalat. Ini menunjukkan pentingnya segera membatalkan puasa ketika waktu berbuka tiba sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan menjaga kesehatan tubuh.


Berbuka dengan Kurma:

Kurma Basah (Ruthab): Jika tersedia, Rasulullah ﷺ memilih berbuka dengan beberapa butir kurma basah. Kurma basah mengandung gula alami yang mudah diserap oleh tubuh, memberikan energi cepat setelah seharian berpuasa.

Kurma Kering (Tamar): Jika tidak ada kurma basah, beliau berbuka dengan kurma kering. Kurma kering juga memiliki kandungan gula yang tinggi dan memberikan energi yang diperlukan setelah puasa.


Berbuka dengan Air:

Jika Tidak Ada Kurma: Jika tidak ada kurma basah maupun kering, Rasulullah ﷺ berbuka dengan meneguk beberapa teguk air. Air membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa dan mempersiapkan sistem pencernaan untuk menerima makanan.


Kesimpulan:

Hadits ini memberikan contoh praktis dari Rasulullah ﷺ tentang cara berbuka puasa yang sederhana namun penuh hikmah. Beberapa poin yang dapat diambil dari hadits ini adalah:


Segera Membatalkan Puasa: Segera berbuka saat waktu maghrib tiba adalah sunnah yang menunjukkan ketaatan dan kepatuhan kepada Allah SWT.

Memilih Makanan yang Mudah Dicerna: Rasulullah ﷺ memilih kurma dan air untuk berbuka karena mudah dicerna dan memberikan energi cepat tanpa membebani sistem pencernaan.

Kesederhanaan dalam Berbuka: Rasulullah ﷺ mengajarkan kesederhanaan dan tidak berlebihan dalam berbuka puasa. Ini mencerminkan sikap syukur dan pengendalian diri.


Dengan mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ dalam berbuka puasa, umat Islam diharapkan dapat merasakan manfaat fisik dan spiritual, menjaga kesehatan, dan mendapatkan pahala serta keberkahan dari Allah SWT.

Komentar