#Kalam Al-Hikmah 34 : Puasa Ayyamul Bidh
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Daud no. 2449 dan An Nasai no. 2434. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
✅#PENEJLASAN HADITS
Pengertian Ayyamul Bidh:
Ayyamul Bidh secara harfiah berarti "hari-hari putih". Istilah ini merujuk pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah ketika bulan purnama muncul dan malam-malamnya terang.
Perintah untuk Berpuasa:
Dalam hadits ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk berpuasa pada hari-hari tersebut. Hal ini merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh:
Seperti Puasa Setahun: Dalam hadits ini disebutkan bahwa puasa pada Ayyamul Bidh dihitung seperti puasa setahun penuh. Hal ini bisa diartikan bahwa pahala yang didapat sangat besar, seolah-olah seseorang berpuasa sepanjang tahun.
Mengapa seperti puasa setahun? Salah satu penjelasan yang diberikan oleh para ulama adalah karena jika seseorang berpuasa tiga hari setiap bulan, maka ia telah berpuasa sebanyak 36 hari dalam setahun. Dan dalam konsep pahala Islam, setiap kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat, sehingga 36 hari puasa dihitung sebagai 360 hari atau setahun penuh.
Hikmah dan Manfaat
Kedekatan dengan Allah:
Dengan berpuasa secara rutin, seorang muslim semakin dekat dengan Allah SWT dan mendapatkan rahmat serta keberkahan-Nya.
Kesehatan :
Puasa juga dikenal memiliki manfaat kesehatan yang baik, termasuk detoksifikasi tubuh dan peningkatan sistem kekebalan tubuh.
Disiplin Diri:
Puasa mengajarkan disiplin dan pengendalian diri. Dengan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa, seseorang belajar untuk mengendalikan nafsu dan meningkatkan ketakwaan.
Kesimpulan
Puasa Ayyamul Bidh adalah salah satu sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Selain memiliki pahala yang besar, puasa ini juga memiliki banyak hikmah dan manfaat bagi seorang muslim. Melaksanakannya secara rutin akan mendatangkan berbagai kebaikan di dunia dan akhirat.

Komentar
Posting Komentar